Kamis, 10 Oktober 2019

Dengan tak bernoda dan penuh kegembiraan di hadapan kemuliaan-Nya. [Yudas 1:24]


Putar dalam pikiranmu perkataan menakjubkan itu, “tak bernoda!” Kita saat ini masih jauh darinya; tetapi karena Tuhan kita tidak pernah kurang sempurna dalam karya kasih-Nya, kita akan mencapai “tak bernoda” suatu hari nanti. Juruselamat yang akan menjaga umat-Nya hingga akhir, juga pada akhirnya akan mengajukan mereka di hadapan diri-Nya sendiri, sebagai “jemaat yang cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi kudus dan tidak bercela.” [Efesus 5:27] Semua permata pada mahkota Juruselamat adalah yang paling jernih dan tanpa satu pun cacat. Semua pengiring kehormatan yang melayani istri Anak Domba adalah gadis-gadis yang murni tanpa bercak ataupun noda. Akan tetapi bagaimanakah Yesus membuat kita menjadi tak bernoda? Ia akan membasuh kita dari dosa-dosa kita dengan darah-Nya sampai kita menjadi putih dan terang seperti malaikat Allah yang paling murni; dan kita akan dikenakan pakaian kebenaran-Nya, kebenaran yang membuat orang suci yang mengenakannya menjadi nyata tak bernoda; ya, sempurna di hadapan Allah. Kita haruslah tidak bercacat dan tidak bercela bahkan di mata-Nya. Hukum-Nya bukan saja tidak mendakwa kita, malahan akan dibesarkan dalam kita. Terlebih lagi, pekerjaan Roh Kudus di dalam kita akan sempurna seluruhnya. Dia akan membuat kita kudus sempurna, sehingga kita tidak lagi memiliki kecenderungan yang tak kunjung hilang untuk berbuat dosa. Penghakiman, ingatan, kehendak—setiap kuasa dan gairah akan dibebaskan dari perbudakan kejahatan. Kita akan kudus bahkan sama seperti kudusnya Allah, dan dalam hadirat-Nya kita akan tinggal selamanya. Orang-orang suci tidak akan terasa janggal di surga, sebab keindahan mereka akan sama agungnya dengan tempat yang telah disediakan untuk mereka. Oh sukacita pada saat pintu kekal dibuka, dan kita, yang dilayakkan untuk mendapat apa yang ditentukan, akan tinggal bersama orang-orang kudus di dalam kerajaan terang. [Kolose 1:12] Dosa yang hilang, Iblis yang tak bisa masuk, cobaan yang sudah berlalu selamanya, dan kita sendiri yang “tak bernoda” di hadapan Allah, sungguh, inilah surga! Marilah kita sekarang bersukacita sambil mengulangi kembali kidung pujian kekal yang segera mengalir dalam paduan suara yang utuh dari rombongan besar semua orang yang dibersihkan oleh darah; marilah meniru sorak-sorai Daud di hadapan tabut [2 Samuel 6:5] sebagai pengantar perasaan sukacita kita di hadapan takhta.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.